20+ Contoh Laporan

secara umum laporan memuat informasi atau pemberitahuan dari sebuah acara atau sebuah kegiatan. Tidak hanya itu saja, laporan juga yang sering kita jumpai adalah mengenai laporan keuangan, laporan pertanggung jawaban,  dan lain sebagainya. Laporan dibuat sesuai dengan kebutuhan berdasarkan pada sebuah acara atau sebuah kegiatan.

Laporan secara umum biasanya memberikan pembeitahuan dan pertanggungjawaban atas pekerjaan dari bawahan pada atasan. Hal ini biasanya dibuat secara tertulis dan dibedakan berdasarkan pada tujuan dari kegiatan yang dilakukan tersebut. Banyak jenis laporan yang pastinya dalam hal ini disesuaikan dengan berlangsungnya acara dan kegiatan yang dilakukan.

Agar laporan bisa dibuat sesuai dengan kaidah dan ketentuan yang seharusnya maka sebaiknya laporan dibuat harus berdasarkan pada syarat ketentuan yang ditetapkan dengan baik. Jika laporan dibuat dengan format yang tepat maka tentu akan lebih mudah dipahami oleh penerima laporan tersebut sehingga kamu tidak perlu banyak menjelaskan isinya.

Laporan yang terformat dan terstruktur dengan baik dan benar tentu saja hal ini akan memudahkan komunikasi dari laporan tersebut sehingga isinya akan tersampaikan dengan mudah. Laporan bertujuan untuk mengkomunikasikan hasil dari sebuah acara, kegiatan atau lainnya. Laporan harus dibuat secara detail, padat dan jelas.

Dasar-dasar Dalam Membuat Sebuah Laporan

Dalam membuat sebuah laporan tentu saja ada dasar dasar penting yang sekiranya perlu untuk dipahami dengan benar oleh setiap orang. Hal ini supaya pembuatan laporan bisa memberkan informasi dengan tepat sesuai dengan apa yang seharusnya dilaporkan. Berikut dasar dasar dalam pembuatan laporan!

  1. Pemberi Laporan

Salah satu dasar dalam pembuatan laporan adalah pemberi laporan. Dalam hal ini pemberi laporan bisa berupa perseorangan ataupun atas nama panitia penyelenggara yang secara khusus ditugaskan. Misal contohnya seorang siswa atau mahasiswa diberikan tugas untuk melakukan sebuah penelitian maka tentu hal ini yang akan menjadi pelapor adalah perseorangan.

  1. Penerima Laporan

Selain itu, dalam laporan tentu ada target penerima laporan tersebut. Misalnya penerima laporan siswa adalah guru, penerima laporan pekerjaan di kantor adalah atasan atau bos dan lain sebagainya. Target penerima laporan tentu berbeda beda sesuai dengan jenis dan tujua dibuat laporan.

  1. Tujuan Laporan

Laporan dibuat tentu dengan tujuan tujuan tertentu. Misalnya untuk mengatasi masalah sehingga bisa mengambil sebuah keputusan yang secara efektif dan nantinya ada solusi di akhir. Atau laporan dibuat untuk memberikan informasi secara gamblang dan jelas atas sebuah acara atau kegiatan.

  1. Sifat Laporan

Sebuah laporan tentu memiliki sifat sifat khusus seperti laporan disajikan secara menarik, jelas, detail dan menjadi informasi yang jelas bagi penerimanya.

Tujuan, Waktu dan Jenis Laporan

Laporan memiliki bentuk tertulis dan bentuk laporan lisan. Untuk laporan secara lisan tentu laporan tersebut disampaikan secara langsung tanpa adanya dokumen atau berkas laporan yang diserashkan pada atasan atau lainnya.

Sedangkan laporan tertulis tentu saja ada bukti fisik berupa berkas laporan yang dibuat dan disajikan secara detail. Beberapa contoh laporan tertulis misalnya memo, surat, naskah, buku dan lain sebagainya yang tertuang dalam bentuk berkas.

Kemudian waktu penyampaian laporan itu bisa bersifat langsung, tak langsung, sewaktu-waktu atau secara berkala. Hal ini tentu disesuaikan dengan keperluan dan tujuan sasaran dari laporan yang dibuat karena disesuaikan dengan acara dan kegiatan atau lainnya.

Adapun jenis jenis laporan yang secara umum sering dibuat adalah diantaranya adalah Laporan peristiwa, laporan diskusi, laporan kegiatan, laporan perjalanan, laporan penelitian, laporan hasil rapat, laporan penjualan, laporan keuangan dan lain sebagainya.

Prinsip dan Struktur Laporan

Setiap jenis laporan tentu saja memiliki prinsip dalam penyusunannya. Secara umum masing masing laporan akan memiliki struktur prinsip diantaranya yaitu:

  • Lengkap
  • Jelas
  • Akurat
  • Sistematis
  • Objektif
  • Tepat Waktu

Selain itu, laporan memiliki struktur yang jelas dalam penyusunannya. Nah, beberapa poin struktur laporan diantranya yaitu:

  1. Judul
  2. Kata Pengantar
  3. Daftar Isi
  4. Pendahuluan
  • Latar belakang
  • Tujuan
  • Isi
  • Saran
  • Penutup
  • Lampiran

Berikut Contoh Laporan Untuk Berbagai Kegiatan dan Acara

Ada banyak contoh laporan dan tentu saja semua ini disesuaikan dengan berbagai acara, kegiatan dan apapun itu yang membutuhkan laporan. Nah, berikut ini ada beberapa contoh laporan untuk berbagai kegiatan sesuai dengan kegiatan yang telah dilakukan!

Contoh Laporan Kegiatan Pelatihan

 

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Penyuluhan pertanian  bertujuan untuk memberikan pembelajaran dalam dunia pertanian sehingga bisa meningkatkan pengetahuan para petani untuk mengembangkan sentral industri perania menjadi lebih baik lagi dalam hal prakteknya nanti.

Kegiatan yang dilakukan tersebut tentu saja berupa penyuluhan untuk para petani guna meningkatkan pengetahuan dan skill dalam bidang pertanian agar lebih baik lagi. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan akan memberikan dampak yang bagus dalam pertanian

Jenis pelatihan yang baik harus disertai dengan kriteria sebagai berikut yaitu tersusunnya kegiatan dengan rapi, terwujudnya sebuah perencanaan yang baik, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi yang memenuhi syarat terpenuhinya sebuah pelatihan yang baik.

 

Tujuan Dibuatnya Laporan Kegiatan

Tujuan dibuat laporan adalah untuk memenuhi salah satu tugas dari mata kuliah pertanian di SMK Pertanian Bandung.

 

METODE PELAKSANAAN

Waktu Dan Tempat

Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 6 januari 2020. Lokasi pelatihan di komplek manglayang sari blok A9 no 14 Desa Palasari Kecamatan Cibitu Bandung.

 

Peserta pelatihan

Peserta pelatihan yang mengikuti kegiatan ini diantaranya setiap anggota serta pengurus kelompok tani desa Palasari, para tokoh masyarakat, serta penyuluh pertanian setempat. Rincian peserta yang hadir yaitu sebagai berikut anggota beserta pengurus berjumlah 18 orang, tokoh masyarakat berjumlah 4 orang dan penyuluh pertanian berjumlah 3 orang.

 

Materi Pelatihan

Materi pelatihan yang digunakan pada kegiatan ini adalah pemberian pupuk organik, merawat varietas unggul dan lain sebagainya.

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pelaksanaan kegiatan yang dilakukan berjalan lancar dan semua peserta hadir tepat waktu. Semua masyarakat mendapatkan penyuluhan secara khusus  mengenai tata cara merawat tanaman, pemberian pupuk dan lainnya.

Partisipasi para petani dalam kegiatan pelatihan ini dirasa sangat bagus dan antusias karena banyak yang tertarik untuk menambah ilmu dan pengetahuan mereka dalam bidang pertanian dan pemberian pupuk untuk tanaman padi.

Meskipun para petani sudah memilikimpengetahuan mengenai tara mewat padi namun tentunya kegiatn ini masih membuat mereka tertarik dan antusias sekali. Nah, maka dari itu ternyata kegiatan ini sangat bermanfaat dan cukup diapresiasi.

 

Penutupan

Kegiatan pelatihan ini ditutup dengan upacara penutupan secara resmi, pemberian pupuk organik untuk para petani dan kepada anggota kelompok.

 

Kesimpulan dan Saran

Kesimpulannya adalah kegiatan pelatihan ini secara umum sudah berjalan dengan lancar dan sukses, dari mulai tahapan perencanaan kegiatan sampai tahap evaluasi pada setiap petani. Jumlah anggaran yang terbatas untungnya dapat dikelola dengan baik sehingga kegiatan tetap berlangsung sukses.

Saran yang diberikan untuk para peserta kegiatan pelatihan ini adalah supaya lebih menyimak lagi materi kegiatan supaya bisa dengan mudah dalam pengaplikasian dalam dunia pertanian nantinya sehingga dengan begitu kegiatan ini akan bermanfaat.

 

Secara umum laporan dibuat seperti halnya contoh laporan yang tertera tersebut. Dalam hal ini laporan harus bisa menjelaskan dengan baik mengenai jalannya sebuah kegiatan dengan jelas dan terperinci.

You may also like...